Sebatang Kayu Mati

.

di cermin

melihat ke dalam diri

kelibat sebatang pohon tua

tanpa tunjang mencengkam ke tanah

menghalang bungkas; taufan menerjah.

sebatang pohon, adalah kayu mati

tanpa daundaun hijau.

sebatang pohon

adalah kayu

mati, tanpa

buahbuah.

wahai jiwa,

renungilah

dalamdalam

seperti itukah hidupmu kini?

.

.

Ibnu Din Assingkiri
19 April 2011
Copyright©Sanusi Din 2011, All Rights Reserved.

Posted on 1 Juli 2011, in Ibnu Din Assingkiri. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: