Sajak Malam

.

Demi rindu yang api

telah rela dalam lelah aku merantau

mencari untuk capai lalu gapai keberadaanmu

.

O, hujan menyamun gerak

kerap riapkan percik

untuk padam dan demam langkah kurungkah

lupa jalan mana rindu mana candu? rancu

.

.

Nu Arur

Posted on 1 Juli 2011, in Nu Arur. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: