LUKA

.

Ku sapu luka

Dengan dua mata ku

Tertegun aku

Gores menganga

Tersenyum aku

Lihat tetes merah

Hingga hilang perih

Di ujung Luka

.

.

Denpasar, 1992

Fauzi Nurbain

Posted on 1 Juli 2011, in Fauzi Nurbain. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: